Tips

TIPS Mengamati Burung

Pakaian

Pakaian untuk mengamati burung tidak perlu yang mahal tetapi nyaman, menyerap keringat, berkerah, mudah kering bila kehujanan dan mempunyai saku untuk menyimpan buku catatan. Selain itu gunakan pakaian yang berwarna redup seperti coklat atau hijau, pakaian yang berwarna mencolok hanya akan membuat burung takut.

Perlengkapan

Untuk memulai pengamatan burung anda dapat berbekal pensil dan buku catatan. Buku pengenalan jenis dapat anda pinjam di perpustakan atau kelompok-kelompok pengamat burung yang telah eksis. Teropong adalah perlengkapan yang paling mahal, tetapi jika anda mampu sebaiknya belilah teropong yang berkualitas tinggi karena teropong seperti ini akan tahan lama. Perlengkapan lain yang mungkin diperlukan adalah Teleskop dan Kamera.

Bagaimana Mengamati Burung ?

Hal pertama yang harus kita ingat adalah, penglihatan dan pendengaran burung sangat tajam. Burung dapat terbang dengan cepat dan menghilang dari pandangan kita jika burung tersebut merasa terganggu. Pada saat melakukan pengamatan di lapangan beberapa jenis burung dapat dengan mudah kita kenali, tetapi ada  juga yang sulit untuk dikenali. Untuk jenis yang sulit dikenali terkadang kita harus melihatnya dari dekat, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan diingat.

Aturan bagi pengamat burung :

1. Jangan bersuara (ribut) dan berjalanlah perlahan.

2. Jika mungkin carilah tempat untuk bersembunyi

3. Gunakan topi dan pakaian yang tidak berwarna mencolok

4. Lebih baik jika kita melihat burung dengan posisi duduk.

Catatan Lapangan

Buatlah catatan lapangan setiap kali mengadakan pengamatan. Buatlah catatan dalam buku (Notebook) yang memiliki sampul tahan air, tidak mudah terlipat, dan cukup kecil untuk disimpan di kantong baju.

Catatan lapangan meliputi lokasi pengamatan, jenis habitat, cuaca, waktu, tanggal, luas daerah pengamatan, jenis-jenis burung yang dijumpai, jumlah burung dan keterangan tambahan meliputi tingkah laku burung, sketsa gambar burung, deskripsi burung dan lain-lain.

Waktu Pengamatan

Tidak ada ketentuan baku kapan sebaiknya kita melakukan pengamatan burung. Burung (kecuali burung malam) adalah satwa yang paling aktif pada pagi hari. Karena itu pagi hari merupakan waktu yang paling baik untuk melakukan pengamatan. Aktivitas burung menurun menjelang tengah hari. Aktivitas puncak pada pada sore hari tidak seenergik pada pagi hari, meskipun kadang-kadang puncak “pagi semu” terjadi sesudah hujan yang cukup lama. Tengah hari dan akhir siang hari merupakan waktu yang cukup baik untuk menunggu burung mengunjungi sumber air pada musim kemarau.

Lokasi Pengamatan

Kabupaten Kerinci merupakan daerah enclave di mana lebih dari 50% wilayahnya merupakan kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat, disini bisa dijumpai berbagai tipe ekosistem dengan kekayaan alam yang sangat besar. Untuk pemula daerah persawahan di sekitar sungai penuh serta daerah sekitar Danau Kerinci merupakan tempat yang sangat bagus untuk melakukan pengamatan, di daerah ini penggunaan teleskop akan sangat berguna. Untuk pengamatan burung di vegetasi hutan daerah yang sangat baik untuk di kunjungi adalah Bukit Tapan, Gunung Kerinci dan Gunung Tujuh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


%d bloggers like this: