TEROPONG AWC 2013 AT RANOH KINCAI

February 6, 2013 at 5:27 am Leave a comment

Gebrakan pertama kepengurusan baru Kerinci Birdwatching Club (KBC) ialah tak lain dan tak bukan partisipasi wajib tahunan yakni Asian Waterbird Census atau biasa disingkat AWC, yang serentak diadakan setiap Minggu Ketiga dan Keempat bulan Januari. 

 
Kali ini dibawah Kepemimpinan Robby, KBC melaksanakan AWC di tiga spot yang pernah diamati yakni Danau kerinci, Danau Nyalo dan Rawa Bento. Kenapa Tiga Lokasi ini yang dipilih??? Tujuannya selain sebagai perwakilan perbedaan ekosistemnya, hal itu juga bertujuan untuk membandingkan Burung-Burung yang diamati ditahun sebelumnya.
 
 
Pada AWC tahun ini, KBC sepakan dibagi team Pengamat yakni pada Kamis 24 Januari team pengamatnya dibagi 2 team yakni Team Danau Kerinci dan Team Danau Nyalo. Adapun Team Danau Kerinci adalah Diah, Roma, Hengki, Nana, Feni, Dodi, Icha dan Rani sedangkan Team Danau Nyalo-Lingkat hanya 2 orang yakni Ighun dan Arif. Hal ini dikarenakan rekan-rekan yang lainnya punya kesibukan lain dan rekan-rekan yang di Danau Kerinci hanya  mempunyai waktu hingga siang hari jadi mereka tidak bisa melengkapi team Danau Nyalo. Walaupun demikian tidak mengurangi semangat Team Danau Nyalo-Lingkat untuk melanjutkan Misinya.
 Image
                                                        Team I Danau Kerinci
 ImageImage

                                                Ighun n Arief (PJ Nyalo-Lingkat)

 
Team AWC KBC tepat pukul 06.00 Wib berkumpul di Sekretariat KBC, setelah segala persiapan rampung dan timur tengah sudah diisi masing-masing Teampun siap melaju ketujuan pengamatan. 07.00 Wib dengan mengendarai Kendaraan Roda Dua, gas motorpun dimainnkan. Dengan penuh suka cita dan semangat yang masih fresh team sampai dititik pengamatan masing-masing.
 
Pada pengamatan kali ini bisa dikatakan persiapannya cukup matang dimana peralatan yang digunakan sudah cukup sempurna yakni ada Binoculer (Teropong), Global Position System (GPS), Buku Panduan Lapangan (Mc.Cinnon), Buku Catatan, Kamera dan lain sebagainya. Hanya saja sangat disayangkan team tidak membawa Monoculler karena alat tersebut masih digunakan oleh pihak Balai Besar TNKS jadi team tidak bisa meminjammnya J. Padahal alat tersebut sangat membantu team mengamati jarak jauh agar jelas, karena binoculler untuk jarak yang jauh sangat terbatas.
 Image
Salah Satu Lokasi Pengamatan di Danau Kerinci

 Image
Kuntul-Kuntul yang tertangkap Teropong KBC

 Image
Salah satu anggota team yang sedang fokus mengamati
Image

Identifikasi Jenis Burung

Pengamatan pertama oleh team pertama rampung pada pukul 10.00 Wib dengan 5 Spot Di Danau kerinci mulai dari Pinggiran Danau di daerah Sanggarang Agung hingga Keluru- Jujun. Sedangkan team kedua selesai melaksanakan misinya yakni pukul 13.30 Wib mengingat lokasi Danau Nyalo tidak sedekat Danau Kerici dan tracknyapun cukup menantang dengan berjalan kaki lebih kurang 15 menit untuk sampai kelokasi akhir pengamatan.

Adapun hasil pengamatan pertama di Danau Kerinci ialah: Kuntul Kerbau (21 ekor), Kuntul Kerbau birding ( 11 Ekor), Kuntul Kecil ( 41Ekor), Kuntul Cina (2 Ekor), Cekakak Sungai (1 Ekor), Cekakak Belukar (1   Ekor), Tukik Tikus (1Ekor),Kareo Padi (5 Ekor). Sayang sekali beberapa jenis Burung yang pernah diamati ditahun-tahun sebelumnya tidak kita jumpai seperti Mandar Batu yang pernah kita jumpai pada tahun 2011 lalu.

Sedangkan hasil pengamatan di Danau Nyalo-Lingkat juga cukup mengecewakan, Belibis yang kita targetkan dan diharapkan bisa ditemui seperti tahun 2011 tetap nihil, di Nyalo team hanya menemukan Raja Udang meninting (1 Ekor) dan beberapa jenis Burung lainnya yang notabene bukan Burung air yang menjadi focus pengamatan. Sedangkan di Danau Lingkat team hanya mendengar beberapa suara Burung Kareo Padi (Bahasa Daerahnya Burung Uak-Uak) yang jumlahnya sekitar 2 hingga 3 ekor.

Image
 
   Keasyikan Tampak pada Team Nyalo-Lingkat 
Team Nyalo-Lingkat juga sempat berbincang dengan masyarakat setempat mengenai target pengamatan. Beberapa penduduk mengakui bahwa ia pernah melihat Belibis di Danau Lingkat 9 Ekor sekitar Sebulan yang lalu dan di Danau Nyalo katanya masyarakat juga pernah melihatnya. Informasi masyarakat tersebut menjadi referensi untuk KBC kedepannya, bahwa target yang diamati masih ada hanya saja mungkin dibulan tertentu dan cuaca tertentu juga. Tapi team tetap semangat dan tidak berputus asa untuk terus mengamati satwa bersayap itu.
 
Spot Pengamatan Selanjutnya yang dilaksanakan oleh team ketiga berlokasi di Rawa Bento Kecamatan Polompek. Dilaksanakan pada hari Minggu 27 Januari 2013. Team yang bertanggungjawab ialah Robby, Ighun, Arief, Doni, Riko, Dodi.
 Image
Team Rawa Bento yang sedang serius mengamati target
 Lokasi yang cukup jauh memaksa mereka berangkat sehari sebelumnya dan ngecamp disana. Hal tersebut dilakukan agar tidak terlalu siang pengamatan dilakukan. Sentuhan embun yang dingin saat Hangat Mentari menyentuh tubuh mereka tidak menjadi penghalang untuk terus meneropong sang satwa bersayap itu. menyusuri rawa sesekali tidak bisa dihindarkan langkah kaki terjebak dirawa tersebut, namun team tetep jayoo heee…..
Image 
Jebakan yang biasa untuk lokasi Rawa Bento🙂
Cuaca cukup cerah menambah semangat team menyatu ditengah Rawa Bento nan eksotis dengan kicauan Burung dan satwa lain menyambut kedatangan mereka. Pengamatan yang dimulai sejak pukul 06.10 Wib selesai dilaksanakan pukul 11.30 Wib. Adapun Burung-Burung Air yang tertangkap Teropong Team tigapada ialah: Kuntul Kerbau ( 87 Ekor), Berkik Rawa (2 Ekor), Raja Udang Meninting (1 Ekor), Mandar Batu (1 Ekor) dan Cangak Laut (4 Ekor).
Image 
Kuntul Kerbau yang Jumlahnya mendominasi di tiap tempat

Image

 
salah satu Burung yang tertangkap teropong KBC di Rawa Bento
Walaupun partisipasi KBC dalam AWC belum bisa merata diwilayah Ranoh Kincai tapi KBC cukup puas karena 3 spot cukup mewakili masing-masing ekosistem yang berbeda. Semoga ditahun selanjutnya KBC masih bisa terus berpartisipasi pada AWC tentunya akan lebih sempurna. Amien…(Fheni SIngaro)

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

Regenerasi Pengurus KBC

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kerinci Birdwatching Club (KBC) adalah organisasi non profit yang berkedudukan di Sungai Penuh dan Kerinci. KBC merupakan kelompok binaan Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat dengan keanggotaan terbuka untuk umum dari berbagai kalangan, profesi, kelompok usia, ataupun latar belakang pendidikan yang mempunyai minat terhadap kajian burung, peduli terhadap kelestariannya dan mempunyai jiwa konservasi.
February 2013
M T W T F S S
« Jul    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728  

%d bloggers like this: