TEROPONG at MASGO JAYA GUNUNG RAYA

July 13, 2012 at 6:12 pm Leave a comment

Jalan Menuju Lokasi Pengamatan
Kepedulian akan satwa Burung selalu mengalir ditubuh Kerinci Birdwatching Club (KBC), hal ini ditunjukkan dengan slalu diadakannya kegiatan rutinitas yakni pengamatan burung yang ada ditempat-tempat yang masi tergolong alami.
Kali ini teropong KBC bertolak kearah selatan Kabupaten Kerinci tepatnya di daerah Masgo Jaya Kecamatan Gunung Raya. Menurut informasi dari masyarakat setempat, daerah itu merupakan perlintasan berbagai macam satwa burung khususnya Burung Rangkong. Karena informasi tersebut, tim KBC sepakat untuk melakukan kegiatan pengamatan disana yang bertujuan untuk memastikan kebenaran informasi masyarakat yang nantinya akan menambah database ragam satwa aves bagi KBC khususnya.
Teropong KBC menuju lokasi pengamatan Masgo Jaya pada hari Sabtu tanggal 30 Juni 2012, tepat pukul 14.00 WIB tim yang berjumlah 12 orang yakni; feni, dian, diah, wira, ighun, sisi, luke, shim, riko, roza, desti dan robby bertolak ke daerah tersebut dengan mengendarai kendaraan roda 4 dan roda 2. Perjalanan yang cukup santai menempuh waktu 2,5 jam perjalanan dan sampai pukul 16.05 WIB. Sesampai disana timpun telah ditunggu oleh teman yang merekomendasikan lokasi yakni Bang Ten dan beberapa teman lainnya.
Tidak ingin menyia-nyiakan waktu tersisa, sebelum matahari tenggelam diufuk Barat, tim bergegas menuju Pondok Ladang Bang Ten dengan berjalan kaki selama + 10 menit yang menjadi lokasi pertama pengamatan sekaligus tempat tim untuk bermalam. Sebelum melakukan pengamatan salah satu dari tim yakni ighun didampingi bang Ten melapor kepada Kepala Dusun setempat (Masgo Jaya), alhamdullah Kaduspun menyambut tim dengan senang hati.  Pukul 17.45 WIb, tim menyiapkan segala perlengkapan pengamatan yakni buku panduan, teropong dan tentunya buku catatan. Pengamatan sore itu, tim belum beruntung karena target yang diincar tidak menampakkan wujudnya, tim hanya menemukan bekas sarang burung yang ada dipohon besar yang diduga merupakan eks sarang  Burung Rangkong, dan beberapa burung-burung kecil yang familiar ditemui dilokasi lain.

 

Mari Mengisi Timur Tengah
Suasana Pondok Bang Ten
Pengamatan sore berhenti pukul 18.25 WIb, timpun langsung bergegas membersihkan diri masing-masing, kemudian melakukan ibadah dan mengisi Timur Tengah yang telah tak sabar menunggu rezeki. Setelah timur tengah cukup terisi, tim melakukan breafing untuk scedulle pengamatan esok hari dipandu oleh bang Ten yang menguasai lokasi pengamatan. Menurutnya agar pengamatan maksimal dan kebetulan tim cukup banyak maka timpun dibagi menjadi 3 kelompok yang masing-masing tim bertanggaung jawab melakukan pengamatan ditempat yang telah diarahkan oleh bang Ten.
Tim pertama bertanggung jawab dilokasi pertigaan jalan dan sekitarnya Masgo Jaya yang dihendel oleh Robby, Diah dan Feni. Tim Kedua bertanggung Jawab dilokasi sekitar Pondok Kebun hingga Aliran Sungai yang dihendel oleh WIra, sisi, roza, desti, sisi, luke, shim dan riko sedangkan tim ketiga bertanggung jawab dilokasi paling ujung masgo jaya yang dihendel oleh Diah dan ighun. Karena lokasinya agak jauh maka dilokasi ketiga hanya ditempatkan 2 orang. Setelah pembagian tim selesai dan sebelum kembali ketempat peraduan, tim melakukan pengamatan malam dengan target Burung hantu dari pukul 09.00 Wib sampai 10. 15 Wib tim berjalan menyusuri kegelapan malam menembus ilalang dengan turunan dan tanjakan kira-kira  15­­ derjat. Namun sayang, tim tidak mendapatkan apa-apa hanya satu ekor burung tapi tidak jelas wujudnya sehingga tim tidak dapat mengidentifikasi jenisnya.
Berjalan ditengah gelap Malam, berharap mendapatkan SESUATU

 

Pengamatan malam merupakan kali pertama bagi tim KBC. Cukup seru dan menyenangkan sambil menikmati sejuknya malam dibawah sinar rembulan yang dipagari bintang gemintang bertaburan dilangit lepas dilengkapi suara-suara satwa liar yang saling bersahutan, tak ada kata lelah yang keluar dari mulut tim yang ikut serta walaupun ada beberapa yang jungkir balik selama perjalanan, namun torehan senyum slalu diekspresikan.
Slalu Eksis walau kedinginan..
Malam telah larut, pukul 11. 55 WIb timpun berpencar menuju tempat istirahat masing-masing, yang perempuan berkumpul dipondok bang Ten sedangkan yang laki-laki beristirahat di tenda. Keesokan Pagi ketika matahari telah menampakkan sinarnya diufuk Timur, timpun bersiap untuk melakukan pengamatan. Selesai mengisi timur tengah tepat pukul 06.05 Wib timpun berpencar sesuai kelompok masing-masing menuju lokasi yang telah ditentukan.
Teropong tim pertama berhasil menemukan Burung Rangkong, Kadalan Birah, Srigunting Kerladi, ALap-alap Macan, Sepah Padang dan beberapa burung lainnya yang sangat familiar serta sarang-sarang burung yang dipepohonan lokasi pengamatan. Teropong tim kedua hanya menemukan burung Rangkong yang sedang terbang asyiknya disekitar sungai secara bersamaan sebanyak 5 ekor dan beberapa burung lainnya yang biasa dijumpai ditempat lain. Dan teropong tim ketiga berhasil menemukan elang bondol, rangkong dan beberapa burung lainnya juga.
Srigunting Keladi Bird  yang berhasil di dokumentasikan

 

Rongga disalah satu Pohon dekat Pondok yang diduga merupakan eks. Sarang Burung

 

Elang Bondol Bird tengah bersantai di Pohon yang cukup tinggi

 

Salah satu burung belum teridentifikasi oleh tim karena ciri-ciri khusus kurang jelas

 

Pohon Mati yang mempunyai Rongga, diduga merupakan eks. Sarang Burung
Pengamatan berakhir pukul 10.00 Wib. Semua tim berkumpul dilokasi pengamatan pertama yang dekat dengan pondok tempat penitipan  kendaraan tim. Setelah semua berkumpul timpun melapor secara lisan hasil pengamatan dilokasi masing-masing. Alhamdullilah dimasing-masing lokasi tim berhasil menemukan Rangkong. Namun, sangat disayangkan pengamatan kali ini ada beberapa jenis burung yang tidak dapat diidentifikasi oleh tim karena target tidak terjangkau oleh pandangan tim secara jelas hingga ciri-ciri khusus dari satwa tersebut tidak bisa dipastikan. Hal ini merupakan salah satu kelemahan pengamatan kali ini, karena perlengkapan pengamatan tidak lengkap seperti monoculler yang bisa membantu tim mengamati target dengan jelas dari kejauhan tidak dibawa karena alasan tertentu, GPS yang berfungsi untuk melengkapi laporan akan koordinat pengamatan, ketinggian lokasi pengamatan ketinggalan atau lupa dibawa dan terakhir kamera yang tim gunakan hanya menggunakan  kamera pokep yang tentunya hasil yang didapat juga tidak terlalu memuaskan. Namun walaupun demikian, tim cukup puas karena persentase yang teridentifikasi dan yang tidak perbandingannya cukup sedikit, kira-kira 95 % dapat diketahui jenisnya dan hanya 5 % yang tidak diketahui jenisnya.

 

Memastikan jenis Burung Yang tertangkap Kamera Tim

 

Masih melanjutkan Identifikasi Jenis Burung yang didapat

 

Tim Sesi Masgo jaya
Siap-Siap Back To Home…

Seperti biasa, pengamatan kali ini bukanlah untuk kepentingan organisasi semata, namun lebih dari tujuan organisasi yakni agar masyarakat lebih peduli dan melindungi  satwa ini. Karena keberadaan mereka tidak bisa dikesampingkan dalam rantai makanan kehidupan. Setidaknya dimulai dari hal yang kecil bisa menumbuhkan rasa kecintaan dan kepedulian serta perlindungan akan alam secara keseluruhan.

(Fheni SIngaro)

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

Bulletin KBC Edisi 4 Regenerasi Pengurus KBC

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kerinci Birdwatching Club (KBC) adalah organisasi non profit yang berkedudukan di Sungai Penuh dan Kerinci. KBC merupakan kelompok binaan Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat dengan keanggotaan terbuka untuk umum dari berbagai kalangan, profesi, kelompok usia, ataupun latar belakang pendidikan yang mempunyai minat terhadap kajian burung, peduli terhadap kelestariannya dan mempunyai jiwa konservasi.
July 2012
M T W T F S S
« Apr   Feb »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

%d bloggers like this: