KBC, Not Just A Birdwatching Club

February 23, 2012 at 6:01 am Leave a comment

Bulan November 2011 umur KBC telah genap 9 tahun. Selama kurun waktu tersebut KBC mengalami pasang surut sejak diinisiasi tahun 2002. Sebagai satu-satunya kelompok pengamat burung di Sungai Penuh dan Kerinci dan mungkin disekitar kawasan TNKS, keberadaan KBC sangatlah strategis untuk menciptakan generasi muda yang peduli dan berperan aktif dalam upaya pelestarian kawasan konservasi.

Slogan “Not Just A Birdwatching Club” memberikan nafas baru dalam kegiatan KBC. Kegiatan KBC tidak terbatas pada aktivitas pengamatan burung saja namun dalam konteks yang lebih luas. Ada 5 (lima) pilar yang akan dikembangkan oleh KBC yaitu (1) Penguatan Kelembagaan, (2) Penerapan Sains, (3) Pembinaan Cinta Alam, (4) Pengembangan Ekowisata, dan (5) Entrepreneurship.

#1 Penguatan kelembagaan sangat penting untuk menjaga eksistensi dan kontinuitas kegiatan KBC serta visi dan misi yang diembannya. Untuk itulah pada bulan Agustus 2011 KBC telah menyusun statuta/ anggaran dasar lembaga yang mengatur tata organisasi dan kepengurusan KBC. Selain memastikan berjalannya Anggaran Dasar, penguatan kelembagaan terus dikembangkan dengan kegiatan rekruitmen dan pendidikan dan latihan minimal setahun sekali, sistem kesekretariatan dan penyediaan media informasi yang modern, inovatif dan kreatif serta kepengurusan yang mengutamakan proses regenerasi.

#2 Dalam konteks bina cinta alam, aktivitas-aktivitas yang dilaksanakan KBC mengacu pada pembentukan sikap (character building) yang ramah terhadap lingkungan hidup. Sikap-sikap tersebut ditanamkan dalam setiap kegiatan misalnya tidak membuang sampah sembarangan atau tidak mengganggu dan merusak hidupan liar yang ada. Penekanan ini disertai dengan pemahaman yang benar tentang akibat yang bisa timbul sehingga sifat-sifat cinta terhadap alam tidak terjadi karena doktrinasi tapi karena kesadaran. Kegiatan bina cinta alam juga dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi kepada pelajar, pemuda dan masyarakat umum antara lain melalui kegiatan kunjungan sekolah/ school visit, pengamatan burung bersama, kampanye dan lomba.

#3 Kegiatan pengamatan burung juga dapat meningkatkan kapasitas keilmuan penggiatnya. Hasil-hasil pengamatan burung yang diperoleh dengan metode pengambilan data tertentu secara ilmiah dapat memberikan informasi dan pengetahuan yang bermanfaat bagi ilmu pengetahuan. Penerapan sains tidak terbatas pada kegiatan survey biodiversitas tapi juga terhadap ancaman.

#4 Kegiatan pengamatan burung telah dikenal secara luas dan mendunia, sehingga mempunyai potensi yang besar untuk pengembangan ekowisata unggulan. Kegiatan-kegiatan pengamatan burung yang dilakukan oleh KBC diarahkan untuk menemukenali obyek-obyek pengamatan yang potensial sekaligus mengasah kemampuan interpretasi alam. Kegiatan ekowisata yang disertai dengan interpretasi alam akan memberikan nilai lebih terhadap kekayaan alam dan meningkatkan kesadaran penikmatnya untuk menjaga kelestariannya.

#5 Entrepreneurship atau jiwa kewirausahaan sangat penting untuk melatih kemandirian dan keuletan serta menjadi salah satu pendukung kegiatan KBC. Untuk itulah anggota KBC pada tanggal 17 Agustus 2011 bertepatan dengan HUT RI berkumpul mengadakan rapat anggota pembentukan Koperasi Pemuda Ornitho. Bentuk Koperasi dipilih karena sesuai dengan semangat Indonesia. Koperasi Pemuda Ornitho menjadi wadah anggota KBC yang ingin mengembangkan insting wirausahanya terutama yang terkait dengan konservasi alam seperti penyediaan buku-buku informasi, interpreter/ pemandu wisata alam, souvenir, paket wisata alam, kursus singkat, kompos, bibit tanaman, homestay dll. Kegiatan Koperasi Pemuda Ornitho juga dapat menjadi model kegiatan wirausaha dalam rangka pemberdayaan masyarakat disekitar kawasan konservasi.

Semoga 5 (lima) pilar yang saat ini menjadi nafas KBC dapat berjalan dengan baik dan dapat menjadi model organisasi yang dapat diduplikasi ditempat-tempat lain terutama di sekitar kawasan konservasi.

Saat ini KBC mendapat dukungan pelatihan dan pengembangan organisasi serta menjadi pelaksana kegiatan project Bird Conservation & Education in Kerinci Seblat NP, Sumatra: Building Local Foundation to Address Increasingly Chronic Pressure on Bird Habitat & Population yang didukung pendanaannya dari The Rufford Small Grants Foundation. [Agung Nugroho]

Entry filed under: info kbc. Tags: .

Mural Competition of Bird Conservation 2012 Basecamp Baru KBC dan Kantor Koperasi Pemuda Ornitho

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kerinci Birdwatching Club (KBC) adalah organisasi non profit yang berkedudukan di Sungai Penuh dan Kerinci. KBC merupakan kelompok binaan Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat dengan keanggotaan terbuka untuk umum dari berbagai kalangan, profesi, kelompok usia, ataupun latar belakang pendidikan yang mempunyai minat terhadap kajian burung, peduli terhadap kelestariannya dan mempunyai jiwa konservasi.
February 2012
M T W T F S S
« Jan   Apr »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
272829  

%d bloggers like this: